Artikel
Edukasi Umkm Dan Ibu Rumah Tangga Dalam Mencapai Kemandirian Usaha
Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Muhammadiyah Surabaya kelompok 24 Wotansari, kecamatan Balongpanggang, kabupaten Gresik yang beranggotakan 19 mahasiswa dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nurullaili Mauliddah menyelenggarakan berbagai program kegiatan sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang salah satunya adalah Edukasi UMKM di Balai Desa Wotansari, Rabu (16/08/23).
Bapak Kepala Desa beserta perangkatnya sangat mendukung kegiatan ini. Melalui sambutannya, Hariyono menyampaikan terimakasih kepada mahasiswa KKN atas penyuluhan UMKM yang telah di selenggarakan. Beliau berharap dengan diadakan sosialisasi ini, para UMKM dan ibu rumah tangga dapat merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari. “UMKM dan ibu rumah tangga adalah tonggak perekonomian desa perlu memahami banyak teknik pengelolaan keuangan, mengatur keuangan keluarga dan usahanya agar tercapai kesejahteraan ekonomi di Desa Wotansari ini” tambahnya.
Pada kesempatan ini, mahasiswa KKN mengadakan sosialisasi tentang manajemen pengelolaan keuangan dengan sasaran para pelaku UMKM dan ibu rumah tangga setempat dengan materi yang disampaikan oleh Nurullaili Mauliddah. Sosialisasi ini diikuti oleh perangkat desa, pemilik UMKM, serta ibu-ibu PKK yang sangat antusias mengikuti sosialisasi dari awal hingga akhir acara.
“Tujuan dari materi ini adalah untuk menuju keuangan keluarga dan usaha yang mandiri dalam mengelola atau mengatur keuangan keluarga untuk kebutuhan sehari-hari, meminimalisir biaya pengeluaran rumah tangga, memaksimalkan perolehan pendapatan, dan memastikan ketersediaan dana untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Nurullaili Mauliddah
Kemandirian keuangan keluarga salah satunya adalah beban hutang yang ditanggung tidak lebih dari 30% dari pendapatan. Pemateri juga menyinggung mengenai bahaya terlilit hutang baik melalui koperasi, bank titil, maupun pinjaman online yang menjadi gejala sosial saat ini. Salah satu peserta menyampaikan impian yang diharapkan bersama keluarganya adalah terbebas dari hutang “Saya ingin 4 sampai 5 tahun kedepan terbebas dari hutang” ujar Bu Tutik selaku pemilik UMKM. “Lebih baik meminjam dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai meminjam uang hanya untuk memenuhi hasrat atau keinginan untuk membeli suatu barang apalagi barang tersebut tidak produktif atau bukan kebutuhan kita” tambah Nurullaili Mauliddah.
Kesimpulan yang didapat dari sosialisasi terkait edukasi UMKM tersebut adalah “pengendalian diri dalam menggunakan uang dapat terlihat dalam perilaku tidak berbelanja secara berlebihan pada ketersediaan proporsi uang untuk kebutuhan lainnya”.
Penulis: Mahasiswa KKN 24 UMSurabaya
Editor: Nurullaili Mauliddah
Sedekah Desa Dan Launching Wisata Telaga Citani
Senam dan Gowes Bersama Dusun Wotansari
Karnaval Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) Ke - 78
Keseruan Lomba 17 Agustus di Desa Wotansari
Peningkatan Daya Tarik Wisatawan Waduk Citani Melalui Spot Foto Kekinian
Digitalisasi Desa :Upaya Mahasiswa KKN UM Surabaya Mengembangkan Pelayanan Digital di Desa Wotansari
Persyaratan Layanan Penerbitan KTP
Tentara Gelar Simulasi Tanggap Darurat di Desa Wotansari
Mempersiapkan peralatan untuk warga yang terdampak banjir
Himbauan kewarga oleh Muspika kecamatan Balongpanggang
evakuasi warga yang terdampak banjir
Kegiatan Posyandu Balita dan Lansia di Desa Wotansari Bersama Mahasiswa KKN 24 UM Surabaya
Halal Bihalal Bumdesma Maju Sejahtera Balongpanggang

